Aceh Selatan memiliki banyak pesona alam dari sektor pariwisata. Bentang alam yang indah dan beragam membuat kawasan ini menarik untuk dikunjungi, baik karena lat, pantai, sungai, air terjun, maupun sejarah kotanya.
Salah satu objek wisata yang menjadi daya tarik di Kabupaten Aceh Selatan yaitu terletak di Desa Panjupian Kecamatan Tapaktuan. Tempat wisata ini sebenarnya memiliki nama asli, yaitu Pemandian Putri Naga. Penamaan tersebut berkaitan erat dengan legenda yang berkembang di masyarakat setempat, yang mengisahkan sejarah Tuan Tapa dan seekor naga yang hidup di wilayah Aceh Selatan pada masa lampau.
Tak asing bagi Masyarakat aceh Selatan mendengar kata panjupian atau lebih dikenal dengan singkatan PJ. Tempat Masyarakat berlibur bersama keluarga dan sahabat pasca lebaran atau libur sekolah. Tempat ini sering dikunjungi oleh berbagai kalangan Masyarakat, mulai dari anak-anak, pemuda, dan juga orang tua untuk menikmati keindahan alam yang telah di berikan tuhan kepada kita.
Kabupaten Aceh Selatan juga memiliki beragam wisata alam yang memukau, mulai dari pantai tebing, bukit pasir, hingga teluk-teluk yang indah. Beberapa objek yang menjadi destinasi wisata alam unggulan antara lain Pantai Pasir Putih, pantai ujong bate,Gua kalam, Pasie Kuala Ba’u, Ie dingin, lhok rukam, puncak Grapela dan juga wisata tapak.
Selain itu, Aceh Selatan juga memiliki destinasi wisata bahari yang cukup terkenal, yaitu Pulau Dua yang terletak di kawasan Bakongan. Pulau ini menawarkan panorama alam yang sangat indah dengan perpaduan laut yang jernih, keanekaragaman hayati, serta pemandangan yang menarik untuk dinikmati oleh wisatawan.
Tempat pemandian panjupian merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak diminati oleh wisatawan, terutama pada musim liburan. Objek wisata ini terletak tidak jauh dari kota tapaktuan, hanya sekitaran 6 kilometer. Desa panjupian tersebut memiliki karakteristik geografis yang unik karena dikelilingi oleh pegunungan pada tiga sisi, sementara sisi lainnya berbatasan langsung dengan Samudra Hindia.
Perjalanan menuju Panjupian dari arah Kota Fajar memperlihatkan pemandangan alam yang sangat indah. Sepanjang perjalanan, wisatawan dapat menikmati keindahan Pantai Ujong Batee di Terbangan, hamparan laut yang membentang di sepanjang jalur pegunungan, serta sejumlah destinasi menarik lainnya seperti Desa Wisata Lhok Rukam dan Jambo Hatta.
Kombinasi keindahan alam pegunungan dan pesisir menjadikan perjalanan menuju Pemandian Panjupian sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pengalaman berwisata di Aceh Selatan.
Sejak kecil, aku dan teman-temanku sering berliburan di pemandian putri naga ini. Apalagi ketika musim liburan tiba. Dengan keindahan alam yang masih asri dan juga air yang masih sangat jernih membuatku betah berlama-lama berenang di kolam pemandian putri naga. Selain itu juga disini menyediakan berbagai macam kuliner.
Dengan berbagai campuran rempah rempah membuat makanan yang kita nikmati dapat membuat seluruh pangkal lidah dapat merasakan kenikmatan yang hakiki, apalagi dinikmati sambil melihat air yang jernih dan suasana yang sangat sejuk dengan pemandangan pegunungan yang menjulang tinggi menembus langit-langit panjupian.
Kolam ini di aliri langsung dari mata air di pegunungan. Hal ini membuat air terasa dingin dan sangat jernih. Di tepi kolam, terdapat juga sungai sungai kecil dengan bebatuan yang dihantam oleh air dari pegunungan. Diatas gunung juga banyak tumbuh kebun pohon pala warga panjupian.
Setelah mandi, pengunjung juga dapat beristirahat sejenak di pondok pondok yang telah di sediakan. Duduk dengan tenang dengan mata memandang keindahan pegunungan dan juga di temani dengan angin sepoi-sepoi yang membuat rasa lelah selepas berenang di air yang segar tersebut.
Begitu besar nikmat tuhan yang diberikan kepada kita. Sebagai seorang manusia patut bagi kita menjaga dan melestarikannya. Supaya generasi berikutnya bisa merasakan keindahan alam di aceh Selatan yang masih terjaga dan dapat menikmati setiap sudut yang masih tersimpan ke asrianya.
Penulis :
Rizka Khairil Munadi, Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP USK







