Search

31 Agustus 2026

Rusli Nurdin (Cek Li) Nomor 2: Saatnya Pusong Baru Dibangun dengan Keterbukaan dan Kebersamaan

Redaksi

Rusli Nurdin, yang akrab disapa Cek Li, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Keuchik Gampong Pusong Baru untuk periode 2026–2032

NEWSRBACEH I LHOKSEUMAWE  — Rusli Nurdin, yang akrab disapa Cek Li,
menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Keuchik Gampong Pusong Baru untuk
periode 2026–2032. Niat tersebut disampaikan dalam pertemuan di Rumoh Tuha,
Minggu (30/8/2026).

Cek Li menegaskan, keinginannya maju bukan semata-mata untuk
mengejar jabatan, melainkan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan
keinginan untuk ikut membenahi Gampong Pusong Baru agar semakin maju, tertib,
terbuka dan sejahtera 

“Bagi saya, menjadi Keuchik bukan soal berkuasa, tetapi soal
siap mendengar, siap bekerja dan siap mempertanggungjawabkan amanah kepada
masyarakat dan kepada Allah SWT,” ujar Cek Li.

WhatsApp Image 2026-08-29 at 17.33.28

Dalam visi yang dipaparkan, Cek Li ingin menghadirkan
pemerintahan gampong yang amanah, transparan, adil dan dekat dengan masyarakat.
Ia ingin setiap kebijakan yang diambil benar-benar berdasarkan kebutuhan warga,
bukan kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

Enam Fokus Cek Li untuk Pusong Baru

Jika diberikan amanah oleh masyarakat, Cek Li menyampaikan
sejumlah persoalan yang menjadi prioritas untuk dibenahi.

Pertama, pelayanan masyarakat. Ia ingin memastikan warga
memperoleh pelayanan yang mudah, cepat dan adil tanpa membeda-bedakan.

Kedua, transparansi dana gampong. Menurutnya, masyarakat
memiliki hak untuk mengetahui bagaimana anggaran direncanakan dan digunakan.

Ketiga, peningkatan ekonomi masyarakat. Cek Li berkomitmen
mendorong perkembangan usaha kecil, nelayan, pedagang, pemuda serta kelompok
masyarakat agar memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berkembang.

Keempat, pemberdayaan pemuda dan perempuan. Ia menilai
pemuda harus menjadi bagian penting dalam pembangunan gampong melalui ruang
kegiatan olahraga, keterampilan, pendidikan dan berbagai kegiatan positif
lainnya.

Kelima, kebersihan dan lingkungan. Pembangunan gampong,
menurutnya, tidak hanya berbicara mengenai pembangunan fisik, tetapi juga
menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman bagi masyarakat.

Keenam, penguatan keagamaan dan kepedulian sosial. Cek Li
ingin kegiatan keagamaan terus diperkuat serta semangat gotong royong dan
kepedulian antarwarga semakin ditingkatkan.

“Keuchik Bukan untuk Dilayani, Tetapi untuk Melayani”

Cek Li mengatakan, prinsip yang ingin ia pegang jika
mendapat kepercayaan masyarakat sangat sederhana.

“Keuchik bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani. Dana
gampong bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk kepentingan masyarakat.
Dan jabatan bukanlah kebanggaan, tetapi sebuah amanah yang akan
dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat Pusong Baru untuk bersama-sama
membangun gampong tanpa terjebak pada janji-janji berlebihan.

Dengan mengusung nomor urut 2, Cek Li berharap masyarakat
memberikan kesempatan untuk menghadirkan perubahan melalui kerja nyata,
keterbukaan dan kebersamaan.

“InsyaAllah, jika No. 2, saya Cek Li diberikan amanah, kita
bangun gampong bersama-sama. Karena perubahan gampong tidak bisa dilakukan
seorang Keuchik saja. Perubahan membutuhkan kita semua,” pungkasnya.