Search

1 Juli 2026

Di Balik Layanan Air Bersih, Lubang Menganga Bekas Galian PT Toya Perdana Ancam Keselamatan Pengguna Jalan

Redaksi

Salah satu titik yang menjadi perhatian berada di Jalan Merdeka, tepatnya di depan kawasan Café Petro Dolar. Hingga Selasa (30/6/2026)

NEWSRBACEH I LHOKSEUMAWE – Di balik lancarnya distribusi air bersih kepada ribuan pelanggan setiap hari, tersimpan persoalan yang kini menuai sorotan. Bekas galian jaringan pipa yang diduga belum dipulihkan secara optimal menyisakan lubang-lubang besar di sejumlah ruas jalan Kota Lhokseumawe, sehingga dikhawatirkan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Setiap hari, ribuan warga memanfaatkan layanan air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, mulai dari air minum, memasak, mandi, mencuci hingga mendukung aktivitas di sekolah, rumah sakit, dan berbagai fasilitas publik. Namun, di balik layanan tersebut, kondisi bekas pekerjaan galian di sejumlah titik dinilai masih menyisakan persoalan.

Pantauan di lapangan menunjukkan lubang bekas galian masih terlihat di berbagai ruas jalan, mulai dari lorong permukiman hingga jalan protokol. Salah satu titik yang menjadi perhatian berada di Jalan Merdeka, tepatnya di depan kawasan Café Petro Dolar. Hingga Selasa (30/6/2026), lubang tersebut masih tampak menganga dan belum mendapat penanganan yang memadai.

Sejumlah warga mengaku kondisi tersebut telah menyebabkan beberapa pengendara mengalami kecelakaan ringan. Mobil dan becak dilaporkan sempat terperosok ke dalam lubang, sementara sejumlah pengendara sepeda motor mengaku kendaraannya mengalami kerusakan akibat menghantam bekas galian yang tidak ditambal dengan baik.

“Kalau malam hari atau saat hujan, lubang itu sulit terlihat. Sangat berbahaya bagi pengendara,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Lubang yang cukup besar tersebut bahkan dinilai menyerupai sinkhole atau lubang ambles, sehingga memunculkan kekhawatiran apabila tidak segera diperbaiki. Selain mengganggu kenyamanan pengguna jalan, kondisi itu juga dinilai dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Masyarakat berharap PT Toya Perdana bersama instansi terkait segera melakukan perbaikan permanen terhadap seluruh bekas galian yang masih menganga. Warga menilai setiap pekerjaan utilitas seharusnya diikuti dengan pemulihan kondisi jalan sesuai standar keselamatan, sehingga tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak PT Toya Perdana terkait kondisi bekas galian yang dikeluhkan warga tersebut.