NEWSRBACEH I LHOKSEUMAWE – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Scenia Film Universitas Malikussaleh menyelenggarakan kegiatan Temu Ramah UKM Scenia Film 2026 di Pantai Pioneer Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe pada Sabtu (7/11/2026). Mengusung tema “Meusapat Lam Scene, Mesaboh Lam Rasa”, kegiatan ini diikuti oleh 95 peserta yang terdiri atas anggota Scenias muda dan pengurus ukm scenia film. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh pembina UKM Scenia Film, Riyandhi Praza dan Muchlis, dewan penasihat Ahmad Al Bastin, dan demisioner.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.30 hingga 18.30 WIB tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, membangun keakraban, serta menumbuhkan rasa kekeluargaan antara anggota baru dan seluruh anggota Scenia Film. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang pengenalan bagi Scenia Muda, untuk mengenal lebih dekat sejarah berdirinya Scenia Film, budaya organisasi, serta lingkungan kreatif perfilman yang menjadi identitas UKM Scenia Film.
Dani Adithya, selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa kegiatan temu ramah ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kebersamaan dan solidaritas antar sesama anggota. Ia berharap hubungan kekeluargaan yang terjalin tidak hanya berlangsung selama kegiatan, tetapi terus terjaga dalam perjalanan organisasi ke depan.
“Semoga ini menjadi awal pertemuan kita dan sampai di akhir nanti kita akan tetap bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum UKM Scenia Film, Fathullah Abid Lubis, menegaskan bahwa Scenia Film bukan sekadar organisasi mahasiswa melainkan wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, mengasah keterampilan bertukar gagasan serta memperoleh pengalaman di bidang perfilman yang tidak selalu didapatkan melalui pembelajaran di bangku perkuliahan.
“Scenia Film merupakan wadah kita untuk belajar, mengasah kemampuan, bercerita, dan mencari pengalaman. Ada ilmu-ilmu yang bisa kita dapatkan di UKM Scenia Film yang belum tentu kita peroleh di bangku perkuliahan,” ungkapnya.
Pembina UKM Scenia Film, Muchlis, dalam arahannya berpesan agar seluruh anggota senantiasa menjunjung tinggi sikap saling menghargai, saling mengenal dan saling membantu dalam menjalankan roda organisasi. Ia juga berharap kehadiran Scenia Muda dapat membawa semangat baru sekaligus menjadi bagian dari perjalanan dan perkembangan UKM Scenia Film.
“Saya senang melihat wajah-wajah baru Scenia Muda yang begitu bersemangat hari ini. Semoga ke depannya kalian bisa mendapatkan banyak ilmu dari sini dan terus berjalan bersama organisasi ini,” tuturnya.
Roja Sapitri, salah satu anggota baru mengungkapkan bahwa menurutnya kegiatan temu ramah tersebut menjadi kesempatan berharga untuk mengenal lebih dekat para pengurus, anggota senior serta lingkungan organisasi. Ia berharap dapat memperoleh banyak pengalaman, mengembangkan kreatifitas, dan meningkatkan kemampuan di bidang perfilman.
“Melalui kegiatan ini saya senang bisa mengenal lebih dekat keluarga besar Scenia Film. Harapannya saya bisa mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman baru, khususnya di bidang perfilman, serta bisa terus berkembang dan berproses bersama teman-teman di Scenia Film” ungkap Roja.
Melalui penyelenggaraan temu ramah UKM Scenia Film 2026 diharapkan seluruh anggota Scenia Muda dapat semakin mengenal identitas dan nilai nilai organisasi sekaligus membangun hubungan kekeluargaan yang solid dengan keluarga besar Scenia Film .
Lebih dari sekadar ajang perkenalan kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya anggota baru Scenia Muda yang kreatif, kolaboratif, dan berkomitmen untuk terus mengembangkan perfilman di lingkungan Universitas Malikussaleh.







