NEWSRBACEH I BANDA ACEH —Sugeng Warisno, pemuda kelahiran Desa Alur Cantik, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, 1 Juli 2004, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih predikat Lulusan Terbaik Universitas pada Wisuda Gelombang I dan II UIN Ar-Raniry Banda Aceh, 23 Juni Tahun 2026.
Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat ini menyelesaikan studinya dalam waktu 3,74 tahun dengan IPK 3,96 (Cumlaude)—nilai tertinggi di antara seluruh lulusan terbaik dari seluruh fakultas di UIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Sugeng merupakan putra dari Bapak Abdul Hamid, penjaga sekolah di MTs dan MAS Yaspendi Sungai Iyu, dan Ibu Siti Delima. Menempuh studi dengan dukungan Beasiswa KIP-Kuliah (KIP-K) UIN Ar-Raniry, ia membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk meraih puncak prestasi. Selama kuliah, ia bahkan mengajar sebagai guru les privat mengaji, tahfidz Al-Qur’an, dan calistung untuk memenuhi kebutuhan hidupnya di Banda Aceh—sebuah semangat belajar sambil berjuang yang patut diteladani.
Tidak hanya unggul secara akademik, Sugeng juga dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dan berprestasi di berbagai bidang. Ia tiga kali meraih predikat Mahasiswa Berprestasi (Mapres), mulai dari tingkat fakultas hingga tingkat universitas pada acara Milad Uin Ar raniry tahun 2024.
Di tingkat nasional, sederet prestasi bergengsi berhasil ia raih: Juara 1 Putra Budaya Indonesia Intelegensia 2025, Putra Budaya Provinsi Aceh 2025, Juara 1 Syarhil Qur’an Nasional di IAIN Palangkaraya (2024), Medali Emas Olimpiade Sejarah Nasional (2023), Juara 1 MHQ 5 Juz Tingkat Provinsi Aceh, Duta Penggerak Literasi Indonesia Terfavorit Putra, serta Wakil 1 Duta Wisata Kabupaten Aceh Tamiang (2025).
Rekam jejak kepemimpinan dan organisasinya di kampus pun tidak kalah mengesankan. Sugeng pernah menjabat sebagai Ketua Divisi Humas DEMA Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (2024), Kepala Divisi Humas sekaligus Kepala Divisi Kebijakan Publik PK KAMMI UIN Ar-Raniry (2024–2025), Sekretaris Umum LDK Ar-Risalah (2024), Wakil Ketua Umum IMABID UIN Ar-Raniry (2025), hingga dipercaya menjabat sebagai Ketua Umum LDK Ar-Risalah UIN Ar-Raniry periode 2025–2026 dan Ketua Ikatan Putra Putri Budaya Aceh (2025–sekarang). Kini ia juga aktif sebagai Staff Divisi Badan Pekerja Kebijakan (BPK) PD KAMMI Banda Aceh (2026).
Kepercayaan publik terhadap kapasitas intelektual dan kepemimpinannya juga tercermin dari berbagai undangan sebagai narasumber dan pemateri. Ia tampil di Podcast RRI Banda Aceh, Dialog Udara RRI Pro 1, Impact Class 1.0 Universitas Syiah Kuala, Talkshow Ruang Budaya Radio As-Salam UIN, Kajian Ramadhan KSEI Golden FEBI UIN, hingga menjadi pemateri motivasi bagi ratusan mahasiswa penerima KIP-K se-UIN Ar-Raniry.
Di bidang kemanusiaan, ia juga dianugerahi predikat Relawan Terbaik dalam misi Tanggap Darurat Banjir Aceh bersama Yakesma Aceh (2025–2026), serta aktif sebagai relawan dalam program kolaborasi internasional Ar-Raniry Ramadhan Fair bersama Khalifa Bin Zayed Al Nahyan Foundation (UEA).
Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag., menyampaikan kebanggaannya atas para lulusan terbaik universitas. “Kami berharap mereka menjadi alumni yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberi dampak nyata bagi masyarakat, bangsa, dan agama,” ujarnya.
Ibunda Sugeng, Siti Delima, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam. “Kami tidak pernah menuntut apa-apa, hanya ingin ia menjadi anak yang saleh dan berguna. Alhamdulillah, Allah lebih dari menjawab doa kami,” ujarnya haru.
Sugeng sendiri menitipkan pesan kepada seluruh generasi muda: “Diam adalah musuh terbesar perubahan. Teruslah bergerak dan percayakan prosesmu kepada Allah, sebab tidak ada satu pun tetes keringat yang sia-sia jika disertai niat yang lurus.”
Ke depan, ia berencana melanjutkan studi ke jenjang Magister (S2) dengan konsentrasi dibidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir melalui jalur Beasiswa LPDP demi berkontribusi lebih jauh bagi dunia ilmu keislaman dan masyarakat Aceh.







