Search

21 Mei 2026

ASN Pemerintah Aceh Chaidir Raih Gelar Doktor Cumlaude Lewat Publikasi Jurnal Internasional Q1

Redaksi

Dr. Chaidir, S.E., M.M. Ia berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen dengan predikat cumlaude melalui jalur publikasi jurnal internasional bereputasi Quartile 1 (Q1)

NEWSRBACEH I BANDA ACEH — Semangat belajar dan dedikasi terhadap pengabdian kembali ditunjukkan oleh salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Aceh, Dr. Chaidir, S.E., M.M. Ia berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen dengan predikat cumlaude melalui jalur publikasi jurnal internasional bereputasi Quartile 1 (Q1), Rabu, 20 Mei 2026.

Prestasi tersebut menjadi inspirasi bahwa pengabdian di dunia birokrasi tidak menjadi penghalang untuk terus berkembang di bidang akademik. Bahkan, pada periode wisuda kali ini, Chaidir tercatat sebagai salah satu lulusan dengan capaian akademik tertinggi.

Jalur doktor berbasis publikasi jurnal internasional Q1 dikenal sebagai salah satu jalur akademik paling bergengsi dan menantang. Mahasiswa dituntut menghasilkan penelitian berkualitas tinggi, memiliki kebaruan ilmiah, serta mampu melewati proses peer review internasional yang ketat.

Disertasi yang diangkat Chaidir berjudul “Peran Digital Leadership dalam Peningkatan Kinerja Akademik Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Berbasis Smart School di Provinsi Aceh.” Penelitian tersebut membahas pentingnya kepemimpinan digital dalam mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi di era modern.

Melalui riset tersebut, Chaidir ingin memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Aceh, khususnya dalam menghadapi tantangan digitalisasi sekolah dan penguatan sistem smart school.

Dalam perjalanan akademiknya, Chaidir dibimbing oleh Prof. Dr. M. Shabri, S.E., M.Ec. sebagai promotor, serta Prof. Dr. Mahdani, S.E., M.M. dan Prof. Dr. Muslim, S.E., MBA sebagai co-promotor.

Ia mengaku keberhasilannya tidak terlepas dari dukungan dan arahan para pembimbing yang terus memberikan motivasi selama proses penyusunan disertasi.

“Bimbingan, motivasi, dan masukan ilmiah dari para promotor menjadi bagian penting dalam penyelesaian studi ini. Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi yang diberikan,” ujar Chaidir.

Tak hanya itu, Chaidir juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Aceh yang telah memberikan dukungan dan kesempatan bagi ASN untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang doktoral.

Menurutnya, peningkatan kapasitas akademik ASN menjadi langkah penting dalam menciptakan aparatur yang profesional, adaptif, dan mampu melahirkan kebijakan publik berbasis riset serta kebutuhan masyarakat.

Selain aktif di dunia akademik, Chaidir juga dikenal memiliki pengalaman panjang di lingkungan birokrasi Pemerintah Aceh. Ia pernah bertugas di sejumlah instansi strategis seperti Bappeda Aceh, Dinas Pendidikan Aceh, Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA), dan kini mengabdi di Dinas Sosial Aceh.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa semangat belajar tidak mengenal batas usia maupun profesi. Di tengah kesibukan sebagai ASN, Chaidir mampu membuktikan bahwa pengabdian kepada daerah dapat berjalan seiring dengan pengembangan ilmu pengetahuan dan budaya riset.

Prosesi wisuda doktor tersebut berlangsung khidmat di Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh.