NEWSRBACEH I LHOKSEUMAWE – Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kota Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk solid mendukung Slamet Ariyadi dalam kontestasi Ketua Umum BM PAN mendatang.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua BM PAN Kota Lhokseumawe, Zulfikar, usai menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari DPW BM PAN Aceh dalam rapat konsolidasi perdana yang digelar di Nove Café.
“Saya yakin Slamet Ariyadi mampu membawa perubahan positif dan mengharumkan nama BM PAN ke depan. BM PAN Lhokseumawe satu komando memenangkan Slamet Ariyadi,” ujar Zulfikar.Kepada newsrbaceh.com Sabtu 23 mei 2026.
Rapat konsolidasi berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Agenda tersebut menjadi momentum awal memperkuat soliditas organisasi sekaligus mempertegas peran generasi muda dalam dinamika politik daerah maupun nasional.
Kegiatan itu turut dihadiri Ketua DPW BM PAN Aceh Andri Kusmayadi, Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Musriadi Aswad, Ketua Komisi II DPRK Banda Aceh Muhammad Zidan Al Hafidh, serta jajaran pengurus BM PAN dari berbagai daerah di Aceh.
Dalam forum tersebut, Ketua DPD BM PAN Banda Aceh Muhammad Daulat Madani turut memaparkan arah gerak organisasi ke depan, terutama dalam memperkuat kaderisasi, konsolidasi kepemudaan, dan penguatan basis organisasi di tingkat daerah.
Sementara itu, Ketua DPW BM PAN Aceh Andri Kusmayadi menegaskan bahwa BM PAN lahir dari semangat reformasi yang memiliki tujuan dan cita-cita sejalan dengan Partai Amanat Nasional (PAN).
“BM PAN secara hakikat adalah anak kandung reformasi yang memiliki tujuan dan cita-cita yang sama dengan PAN. Dua puluh delapan tahun adalah usia subur seperti gelora jiwa kaum muda yang sedang bergelora untuk menentukan langkah masa depan,” kata Andri.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga semangat perubahan serta memperkuat posisi BM PAN sebagai wadah kaderisasi politik yang progresif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya membangun organisasi yang mampu menjadi ruang belajar politik bagi anak muda agar melahirkan kader yang berintegritas, memiliki kapasitas kepemimpinan, serta mampu menjawab tantangan zaman.
Konsolidasi tersebut sekaligus menjadi langkah awal BM PAN di Aceh dalam menyusun program kerja strategis dan memperkuat sinergi antarkader menghadapi dinamika politik ke depan.







