NEWSRBACEH I LHOKSEUMAWE – Kebakaran besar yang menghanguskan 84 unit rumah di kawasan Pardede, Gampong Kampung Jawa, Kecamatan Banda Sakti, menjadi salah satu peristiwa paling signifikan di Lhokseumawe dalam beberapa waktu terakhir.
Selain skala kerusakan yang luas, respons cepat pemerintah menjadi sorotan, termasuk langkah Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, yang langsung kembali dari Jakarta untuk menangani situasi di lapangan.
Peristiwa yang terjadi pada Selasa (5/5/2026) sejak pukul 11.45 WIB hingga sore hari itu berdampak pada 85 kepala keluarga atau 275 jiwa. Selain kerugian materiil, kebakaran juga menyebabkan tiga warga mengalami luka ringan dan satu orang luka berat yang kini masih dirawat di rumah sakit.
Hari ini, Rabu (6/5), Wali Kota Sayuti turun langsung ke lokasi bersama jajaran kepala OPD dan Camat Banda Sakti. Kehadiran orang nomor satu di Lhokseumawe ini dinilai sebagai bagian dari upaya memastikan penanganan darurat berjalan cepat dan terkoordinasi.
“Saat kejadian saya sedang di Jakarta, namun pagi ini langsung kembali untuk memastikan penanganan berjalan optimal,” ujar Sayuti di lokasi.
Ia menilai kebakaran di kawasan padat tersebut tergolong besar, terutama karena terjadi di tengah kondisi cuaca panas dan angin kencang yang mempercepat penyebaran api. Bahkan, dalam periode pasca-Lebaran, sejumlah insiden kebakaran dilaporkan meningkat.
Dalam kunjungan itu, pemerintah kota juga menyalurkan bantuan masa panik berupa uang tunai dan kebutuhan pangan kepada para korban. Selain itu, Pemko Lhokseumawe telah mengaktifkan koordinasi lintas sektor, termasuk melalui BPBD dan Dinas Sosial, untuk memastikan distribusi bantuan berjalan merata.
Langkah strategis lainnya yang cukup unik adalah pengajuan dukungan ke Kementerian Dalam Negeri guna memperkuat sarana dan prasarana pemadam kebakaran. Upaya ini dinilai penting sebagai respons jangka panjang menghadapi potensi kebakaran di kawasan padat penduduk.
Tak hanya penanganan darurat, pemerintah juga mulai menyiapkan tahapan lanjutan berupa penyediaan hunian sementara hingga rencana rehabilitasi dan rekonstruksi rumah warga terdampak.
“Pemerintah hadir dan tidak akan tinggal diam. Kami pastikan solusi terbaik bagi masyarakat terdampak,” tegas Sayuti.
Dengan skala dampak yang luas dan respons cepat lintas sektor, kebakaran Pardede menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah dalam memperkuat sistem mitigasi bencana, sekaligus mempercepat pemulihan bagi ratusan warga yang terdampak.







