Search

4 Agustus 2026

Aminul Mukmini: Bantuan Baitul Mal Aceh Dinilai Bantu Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak Banjir

Redaksi

Aminul Mukminin Sekedang atau yang akrab disapa Bung Aseng

NEWSRBACEH I BANDA ACEH — Bantuan yang disalurkan Baitul Mal Aceh (BMA), termasuk yang bersumber dari dana infak, dinilai telah memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya warga di wilayah yang terdampak banjir di Aceh.

Hal itu disampaikan pengamat muda ekonomi dan politik Aceh, Aminul Mukminin Sekedang atau yang akrab disapa Bung Aseng. Ia menilai, berdasarkan kajian dan informasi yang diperolehnya, pelaksanaan bantuan tersebut telah memiliki dasar aturan dan mekanisme yang semestinya.

“Setelah saya kaji dan mendapatkan sumber yang akurat, sebenarnya secara aturan sudah sangat baik diaplikasikan. Tidak ada prosedur yang dilanggar atau dikangkangi,” kata Aminul.

Menurutnya, keberadaan program bantuan tersebut menjadi bagian yang dapat mendukung upaya Pemerintah Aceh dalam mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Ia menilai, kontribusi Baitul Mal Aceh tidak hanya sebatas bantuan sosial, tetapi juga dapat diarahkan untuk membantu pemulihan perekonomian masyarakat melalui dukungan terhadap usaha produktif.

“Program ini sangat baik dan luar biasa. Perekonomian rakyat mulai membaik. Dengan adanya bantuan ini juga semakin baik, terutama dalam penambahan modal usaha, sehingga rakyat bisa kembali mencari nafkah sesuai dengan keahliannya, terutama di bidang UMKM,” ujarnya.

 

Fokus pada Wilayah Terdampak Banjir

Aminul menyebutkan, penerima manfaat program tersebut juga diarahkan kepada masyarakat di wilayah yang terdampak banjir yang tersebar di 18 kabupaten/kota di Aceh.

“Terbanyak penerima ini ada di wilayah terdampak banjir. Ada sekitar lebih kurang 7.200 penerima manfaatnya,” kata dia.

Ia menilai, dukungan terhadap masyarakat terdampak bencana menjadi penting karena pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut pembangunan infrastruktur, tetapi juga pemulihan mata pencaharian dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, bantuan modal usaha dapat menjadi salah satu instrumen untuk membantu masyarakat kembali menjalankan aktivitas ekonomi setelah mengalami dampak bencana.

 

Masyarakat Diminta Tidak Terburu-buru Menyimpulkan Isu

Menyikapi berbagai isu yang berkembang mengenai program bantuan tersebut, Aminul mengajak masyarakat untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum memperoleh informasi yang lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan.

Mantan Ketua LMND Kota Banda Aceh itu mengatakan, masyarakat saat ini semakin kritis dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar.

“Rakyat sudah cerdas dan paham. Tidak langsung menyimpulkan secepat itu dan pasti ditelaah lebih dahulu,” ujarnya.

Ia berharap berbagai informasi maupun kritik terkait pengelolaan bantuan publik tetap disampaikan secara proporsional dan berdasarkan data. Menurutnya, transparansi dan keterbukaan informasi tetap diperlukan agar masyarakat dapat mengetahui bagaimana bantuan yang bersumber dari dana umat tersebut disalurkan dan dimanfaatkan.

Di sisi lain, setiap pihak yang berkaitan dengan program bantuan publik tetap memiliki tanggung jawab untuk memastikan pelaksanaan sesuai ketentuan serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.