Search

10 Agustus 2026

Perjuangan Fiskal Berbuah Manis, Lhokseumawe Kantongi Tambahan DAU Rp86,95 Miliar untuk Gaji ASN

Redaksi

Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH

NEWSRBACEH I LHOKSEUMAWE  – Setelah melalui rangkaian proses advokasi dan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat, Pemerintah Kota Lhokseumawe akhirnya mendapatkan tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp86.947.106.000 (sekitar Rp86,95 miliar). Informasi ini disampaikan oleh pihak pemerintah daerah setempat, Senin (10/8/2026).

Berdasarkan rincian yang diperoleh, tambahan DAU tersebut dialokasikan untuk dua kebutuhan utama. Sebesar Rp44.211.530.000 digunakan sebagai dukungan pemenuhan penggajian Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah, sementara Rp42.735.576.000 lainnya merupakan dukungan peningkatan kapasitas fiskal daerah untuk memperkuat anggaran belanja ASN secara keseluruhan pada tahun 2026.

Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, SH., MH, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya terhadap terealisasinya tambahan dana tersebut. Menurutnya, kepastian ini menjadi kabar baik bagi keberlangsungan pelayanan pemerintahan dan pemenuhan hak-hak pegawai di lingkungan Pemko Lhokseumawe.

“Alhamdulillah, perjuangan yang melelahkan akhirnya membuahkan hasil. Tambahan DAU ini menjadi kebahagiaan tersendiri, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan belanja ASN Tahun 2026, termasuk penggajian PPPK,” ujar Wali Kota saat dikonfirmasi.

Orang nomor satu di Lhokseumawe itu menegaskan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan ASN, khususnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), menjadi prioritas di tengah keterbatasan fiskal daerah. Ia menyebut pemerintah kota terus mencari solusi agar kewajiban terhadap pegawai tetap dapat dipenuhi tanpa mengganggu program pelayanan publik.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Menteri Dalam Negeri, Menteri Keuangan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Ia menilai dukungan dari berbagai pihak tersebut sangat berarti bagi upaya Pemko Lhokseumawe dalam menjaga stabilitas keuangan daerah.

“Atas nama Pemerintah Kota Lhokseumawe, kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Dukungan ini bukan sekadar angka dalam anggaran, tetapi bentuk nyata perhatian pemerintah pusat terhadap kondisi daerah dan keberlangsungan pelayanan publik,” ungkapnya.

Wali Kota berharap tambahan ruang fiskal ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menjalankan kewajiban terhadap ASN sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat Lhokseumawe ke depan.