NEWSRBACEH I LHOKSEUMAWE – Pimpinan Dayah QAHA Ukhwatul Qur’an Kota Lhokseumawe, Aceh, Tgk. Jamaluddin H. Kadir, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo atas komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia.
Apresiasi tersebut disampaikan menyusul kehadiran langsung Kapolri dalam penggerebekan pabrik narkoba di Kabupaten Pidie, Aceh. Menurut Tgk. Jamaluddin, kehadiran orang nomor satu di institusi Polri itu menjadi bukti keseriusan kepolisian dalam memerangi peredaran narkotika.
Ia menilai narkoba telah menjadi ancaman serius bagi masa depan bangsa, terutama bagi generasi muda di Aceh. Penyalahgunaan barang terlarang tersebut tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga berpotensi memicu berbagai persoalan sosial, kekerasan, hingga kehancuran kehidupan keluarga.
“ Narkoba ibarat racun yang perlahan merusak generasi bangsa. Banyak aspek kehidupan yang dapat hancur akibat penyalahgunaannya, mulai dari keluarga, pendidikan hingga masa depan generasi muda,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Islam secara tegas melarang segala bentuk zat yang memabukkan karena dapat menghilangkan kesadaran dan mendorong seseorang melakukan perbuatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Menurutnya, pemberantasan narkoba membutuhkan keseriusan seluruh pihak, tidak hanya aparat penegak hukum, tetapi juga dukungan masyarakat, ulama, lembaga pendidikan dan keluarga.
Selain mengapresiasi langkah pemberantasan narkoba, Tgk. Jamaluddin turut memberikan perhatian terhadap gagasan Kapolri mengenai kegiatan salat Subuh berjamaah di lingkungan kepolisian.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi langkah positif dalam memperkuat hubungan antarpersonel Polri sekaligus membangun kedekatan spiritual dan sosial melalui kebersamaan dalam saf salat serta interaksi dengan masyarakat.
Menurutnya, kepolisian tidak hanya dituntut hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga harus mampu menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.
Di akhir pernyataannya, Tgk. Jamaluddin berharap upaya pemberantasan narkoba terus dilakukan secara konsisten dan menyeluruh demi menyelamatkan generasi muda Indonesia, khususnya di Aceh.
“Semoga Allah SWT senantiasa melindungi keluarga kita semua dan menjauhkan generasi bangsa dari bahaya narkoba,” tutupnya.







