NEWSRBACEH I LHOKSEUMAWE – Sekitar 400 siswa dan siswi TKIT dan SDIT Diana Assaffa Islamic mengikuti kegiatan Manasik Haji Cilik yang digelar Yayasan Diana Assaffa Islamic di Lapangan Sudirman, Kota Lhokseumawe, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya yayasan dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sejak usia dini melalui pembelajaran praktik ibadah haji. Selain mengenalkan tahapan pelaksanaan ibadah haji, kegiatan ini juga bertujuan membentuk karakter anak agar lebih disiplin, sabar, mandiri, tertib, dan mampu membangun kebersamaan.
Ketua Yayasan Diana Assaffa Islamic, Hj. Desi Maria, S.E., mengaku bersyukur melihat antusiasme para siswa yang mengikuti kegiatan tersebut.

Menurutnya, manasik haji cilik bukan sekadar praktik mengenalkan tata cara ibadah haji, tetapi juga menjadi sarana pendidikan untuk menumbuhkan kecintaan anak kepada Allah SWT serta memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
Ia berharap melalui kegiatan tersebut, para siswa dapat mengenal rukun Islam kelima sejak dini dan tumbuh menjadi generasi yang saleh dan salehah, serta kelak diberikan kesempatan untuk menunaikan ibadah haji ke Baitullah.
Desi Maria juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, ustaz dan ustazah, orang tua siswa, serta pihak-pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Ia secara khusus berterima kasih kepada jajaran Korem yang telah memberikan izin penggunaan Lapangan Sudirman sebagai lokasi pelaksanaan manasik.
Sementara itu, Kepala Sekolah Diana Assaffa Islamic, Ustadz Farhan Athaillah, M.Pd., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam menghadirkan pembelajaran agama yang tidak hanya berorientasi pada teori di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung.
Menurut Farhan, pengalaman praktik seperti manasik haji diharapkan dapat memberikan kesan mendalam bagi anak-anak sekaligus membentuk kepribadian yang berakhlakul karimah.
Ia berharap para peserta didik dapat tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang memiliki pemahaman agama kuat, berkarakter baik, serta mampu mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Yayasan Segera Buka SMPIT Diana Assaffa Islamic English School
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Desi Maria juga mengungkapkan rencana pengembangan lembaga pendidikan melalui pembukaan SMPIT Diana Assaffa Islamic English School.
Rencana tersebut merupakan langkah yayasan untuk memperluas layanan pendidikan Islam sekaligus memberikan kesempatan kepada lulusan SDIT Diana Assaffa dan masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah menengah pertama.
SMPIT Diana Assaffa Islamic English School nantinya diharapkan mengintegrasikan pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman dengan pengembangan kemampuan akademik dan keterampilan berbahasa Inggris.
“Kami berharap rencana ini mendapat keberkahan dan menjadi langkah yang baik dalam menghadirkan pendidikan Islam yang berkualitas bagi generasi muda,” ujar Desi Maria.
Dengan rencana pembukaan SMPIT tersebut, Yayasan Diana Assaffa Islamic berharap dapat terus berkontribusi mencetak generasi Muslim yang berilmu, berakhlak mulia, percaya diri, dan mampu menghadapi tantangan masa depan tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.
Melalui kegiatan Manasik Haji Cilik dan pengembangan jenjang pendidikan, yayasan menegaskan komitmennya bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, akhlak, dan spiritualitas peserta didik.
Tentang Yayasan Diana Assaffa Islamic
Yayasan Diana Assaffa Islamic merupakan lembaga yang menaungi TKIT dan SDIT Diana Assaffa di Kota Lhokseumawe. Melalui program pendidikan dan kegiatan keagamaan, yayasan berupaya menanamkan nilai-nilai Islam, membentuk karakter Islami, serta mendukung tumbuh kembang peserta didik menjadi generasi yang berilmu dan berakhlakul karimah.







