NEWSRBACEH I LHOKSEUMAWE – Persoalan akses jalan lingkungan kembali menjadi sorotan di Kota Lhokseumawe. Hujan membuat jalan tergenang dan becek, sementara saat cuaca panas, debu berterbangan. Kondisi tersebut terlihat di Jalan Iskandar Muda, tepatnya di Lorong Pengadilan, Kampung Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti, Senin (7/9/2026).
Kondisi jalan menjadi perhatian karena Lorong Pengadilan merupakan salah satu akses yang digunakan masyarakat, termasuk orang tua untuk mengantar dan menjemput anak-anak sekolah. Di kawasan tersebut juga terdapat TK Srikandi, sehingga kondisi jalan dinilai perlu mendapat perhatian lebih.
Berdasarkan penuturan warga, kondisi jalan tersebut telah berlangsung cukup lama. Sejak TK Srikandi berdiri pada 2012, akses menuju kawasan sekolah disebut belum mendapatkan pengaspalan secara menyeluruh.
Akibatnya, persoalan yang dihadapi warga seolah berganti sesuai musim. Ketika hujan turun, jalan menjadi becek dan tergenang. Sebaliknya, saat cuaca panas dan kering, debu mudah beterbangan ketika kendaraan melintas.
Kondisi itu bukan sekadar persoalan kenyamanan. Bagi lingkungan sekolah, kualitas akses jalan juga berkaitan dengan kenyamanan dan keamanan anak-anak serta orang tua yang setiap hari melintas.
“Kalau hujan becek, kalau musim kemarau debu. Susah dan tidak nyaman bagi anak-anak maupun orang tua yang mengantar dan menjemput. Semoga ini menjadi perhatian Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui dinas terkait,” ujar salah seorang orang tua murid, Mukhlis.
Persoalan tersebut patut menjadi perhatian pemerintah, bukan semata-mata untuk memperbaiki sebuah ruas jalan, tetapi juga memastikan fasilitas pendukung lingkungan pendidikan berada dalam kondisi yang layak.
Pemerintah Kota Lhokseumawe diharapkan dapat melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi jalan tersebut dan mencari solusi yang memungkinkan, baik melalui pengaspalan, peningkatan drainase maupun penanganan sementara agar akses warga dan anak-anak sekolah tidak terus bergantung pada kondisi cuaca.
Perbaikan akses menuju lingkungan sekolah juga dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan kawasan pendidikan yang lebih aman, sehat dan nyaman.
Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Lhokseumawe diharapkan dapat memberikan penjelasan terkait kondisi jalan tersebut, termasuk apakah ruas tersebut masuk dalam rencana penanganan atau pembangunan infrastruktur ke depan.
Kritik terhadap kondisi jalan ini pada akhirnya bukan sekadar mencari siapa yang harus disalahkan. Yang lebih penting adalah bagaimana persoalan yang telah dirasakan masyarakat selama bertahun-tahun dapat dicarikan jalan keluar.
Sebab, akses menuju sekolah seharusnya tidak menjadi persoalan yang baru mendapat perhatian setelah keluhan masyarakat semakin besar. Anak-anak datang untuk belajar, bukan untuk berhadapan dengan debu saat kemarau dan kubangan saat hujan.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak Dinas PUPR Kota Lhokseumawe belum memberikan keterangan maupun informasi terkait kondisi Jalan Iskandar Muda, khususnya Lorong Pengadilan, Kampung Jawa Lama, Kecamatan Banda Sakti.
Redaksi masih menunggu tanggapan dan klarifikasi dari pihak Dinas PUPR Kota Lhokseumawe terkait kondisi jalan tersebut, termasuk langkah penanganan maupun rencana perbaikan ke depannya.
Keterangan dari pihak terkait akan menjadi bagian penting dalam pemberitaan untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada publik tetap berimbang dan memberikan gambaran yang utuh mengenai persoalan tersebut.







