NEWSRBACEH I LHOKSEUMAWE – Di tengah upaya pemulihan pascabencana banjir Sumatera 2026, kepedulian terhadap pendidikan anak-anak terus dilakukan. Lazismu Lhokseumawe bersama Gramedia menyalurkan 40 paket perlengkapan sekolah (school kit) kepada siswa kurang mampu di SD Muhammadiyah Lhokseumawe.
Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Kantor Lazismu Lhokseumawe, Rabu (28/10/2026), sebagai bagian dari program kepedulian pendidikan bagi anak-anak yang terdampak bencana.
Ketua Lazismu Lhokseumawe, Farhan Zuhri, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kolaborasi untuk memastikan keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak dalam memperoleh pendidikan yang layak.
Menurutnya, perlengkapan sekolah yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban orang tua sekaligus meningkatkan semangat belajar para siswa.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban orang tua sekaligus menambah semangat anak-anak untuk belajar dan meraih cita-cita. Keterbatasan ekonomi tidak boleh menjadi penghalang bagi mereka untuk mendapatkan kesempatan pendidikan yang layak,” ujar Farhan.
Ia juga mengapresiasi Gramedia yang telah berkolaborasi dalam program tersebut. Menurutnya, sinergi antara lembaga filantropi dan dunia usaha perlu terus diperkuat agar semakin banyak anak yang mendapatkan manfaat.
Farhan menambahkan, meskipun bantuan yang diberikan terlihat sederhana, perhatian tersebut memiliki makna penting bagi anak-anak penerima manfaat.
“Barangkali bantuan ini terlihat sederhana, tetapi bagi anak-anak penerima manfaat, ini adalah bentuk perhatian dan penyemangat. Kita sedang ikut menjaga harapan dan masa depan mereka,” tutupnya.
Melalui kolaborasi tersebut, Lazismu Lhokseumawe dan Gramedia berharap dukungan terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan terdampak bencana, dapat terus berlanjut.







