NEWSRBACEH I LHOKSEUMAWE – Persoalan pasokan air baku hingga kualitas pelayanan kepada pelanggan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Ie Beusaree Rata Kota Lhokseumawe yang baru dilantik.
Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., secara resmi melantik T. Sofianus, S.E., M.A.P., sebagai Direktur PDAM Ie Beusaree Rata periode 2026–2031. Pelantikan berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Lhokseumawe, Kamis (29/10/2026).
Dalam arahannya, Sayuti secara khusus menyoroti persoalan pasokan air baku dari PT Perta Arun Gas yang menjadi salah satu pemasok air bagi PDAM. Ia meminta direktur baru segera membangun koordinasi dan komunikasi intensif dengan pihak terkait agar persoalan suplai tersebut tidak mengganggu keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, T. Sofianus juga diminta mengevaluasi Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembangunan Jaringan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Lhokseumawe berkapasitas 230 liter per detik antara PDAM Ie Beusaree Rata dan PT Toya Perdana Lhokseumawe.
Evaluasi tersebut, menurut Wali Kota, harus mencakup aspek bisnis, keberlanjutan operasional, hingga manfaat kerja sama bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
Tak hanya itu, persoalan koordinasi dengan Perumda Air Minum Tirta Pase Kabupaten Aceh Utara juga menjadi perhatian. Terutama menyangkut wilayah pelayanan, pembagian tanggung jawab, serta penanganan pengaduan pelanggan.
Sayuti menegaskan, persoalan batas wilayah pelayanan tidak boleh menjadi penghambat masyarakat Kota Lhokseumawe dalam mendapatkan akses air bersih.
“Kepentingan masyarakat Kota Lhokseumawe harus menjadi prioritas utama,” tegas Sayuti.
Ia juga meminta manajemen PDAM melakukan pembenahan tata kelola secara berkelanjutan melalui prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi. Termasuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, memperbaiki penanganan keluhan pelanggan, serta menetapkan target kerja yang terukur.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe A. Haris, Kepala Diskominfo dan Persandian Taruna Putra Satya, Kepala BPKD Teguh Heriyanto, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Dengan masa jabatan lima tahun ke depan, kepemimpinan T. Sofianus kini dihadapkan pada sejumlah tantangan strategis. Masyarakat tentu menantikan langkah nyata manajemen baru dalam memastikan pasokan air lebih terjamin, pelayanan semakin baik, dan persoalan pelanggan dapat ditangani secara optimal.







