NEWSRBACEH I ACEH TAMIANG – Yayasan Blood For Life Foundation (BFLF) Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa zakat tunai kepada korban banjir bandang di Desa Alur Jambu, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang, pada momentum Ramadan 1447 Hijriah.
Sebanyak 70 kepala keluarga (KK) menerima bantuan uang tunai sebesar Rp300 ribu per keluarga untuk membantu kebutuhan menjelang Idulfitri.
Ketua Yayasan BFLF Indonesia, Michael Octaviano, mengatakan bantuan tersebut merupakan amanah dari para sahabat dan donatur BFLF yang ingin membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana.
“Alhamdulillah, pada Ramadan 1447 Hijriah ini kami dapat menyalurkan zakat sebesar Rp300 ribu per KK kepada 70 KK di Alur Jambu. Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang masih bertahan di pengungsian,” ujar Michael, Kamis (5/3/2026).
Diketahui, hingga kini sebagian warga Alur Jambu masih tinggal di pengungsian karena perkampungan mereka tidak lagi layak dihuni setelah diterjang banjir bandang. Banyak warga kehilangan rumah serta harta benda, sehingga harus menjalani Ramadan dan menyambut Idulfitri dalam kondisi yang penuh keterbatasan.
Sebelumnya, menjelang Ramadan, BFLF Indonesia juga telah menyalurkan paket Ramadan dan bantuan sembako bagi warga terdampak. Bahkan sejak masa tanggap darurat pada Desember 2025, lembaga kemanusiaan tersebut telah memberikan dukungan berupa bantuan kebutuhan pokok untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir.
Relawan BFLF, Muhajir, mengungkapkan momen penyaluran bantuan di lokasi berlangsung penuh haru. Ia menyaksikan langsung kondisi para penyintas yang masih berjuang menjalani kehidupan di pengungsian.
“Di lokasi penyaluran bantuan, kami melihat langsung betapa besar harapan para penyintas kepada Allah melalui tangan orang-orang baik. Ada lansia yang datang bertumpu pada tongkat, ada juga penyintas yang baru terkena stroke namun tetap berusaha mengucapkan terima kasih,” kata Muhajir.
Menurutnya, banyak ibu-ibu datang dengan wajah penuh kegelisahan memikirkan kebutuhan Lebaran yang semakin dekat, sementara mereka tidak memiliki penghasilan tetap untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
“Sebelum berangkat ke lokasi, kami mendapat informasi bahwa jika mereka menerima bantuan Rp50 ribu saja sudah sangat bersyukur. Namun qadarullah, setiap kepala keluarga menerima Rp300 ribu. Saat bantuan diberikan, banyak dari mereka tidak mampu menahan air mata,” ujarnya.
Muhajir menambahkan, tangis haru dan rasa syukur terlihat jelas di wajah para penyintas karena di tengah kondisi sulit, bantuan datang pada saat yang sangat dibutuhkan.
BFLF Indonesia berharap semakin banyak pihak yang tergerak memberikan dukungan bagi wilayah terdampak banjir di Aceh, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah.
“Semoga semakin banyak pihak yang tergerak memberikan dukungan bagi saudara-saudara kita yang terdampak banjir, agar mereka bisa bangkit dan menata kembali kehidupan mereka,” kata Michael.
Bagi sahabat BFLF yang ingin berkolaborasi untuk menghadirkan semangat korban banjir Aceh di bulan Ramadan. BFLF terbuka 24 jam, masyarakat bisa langsung menghubungi Call Center BFLF di 082370809008.
Atau berdonasi ke Bank BSI : Rek. 812-608-5290 / Bank Aceh : Rek. 614-0224- 7809008.







