Search

12 Maret 2026

Ramai saat berbuka di Islamic Center Lhokseumawe, namun berapa persen yang tetap bertahan untuk salat Magrib?

Redaksi

Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe, Sufri, S.Ag., M.M

NEWSRBACEH I LHOKSEUMAWE – Ratusan hingga ditaksir mencapai ribuan warga memadati halaman Masjid Islamic Center Lhokseumawe setiap sore selama bulan suci Ramadan untuk berbuka puasa bersama. Di tengah ramainya aktivitas berbuka tersebut, muncul pertanyaan publik mengenai seberapa banyak masyarakat yang melanjutkan dengan menunaikan salat Magrib.

Kepala Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah Kota Lhokseumawe, Sufri, S.Ag., M.M, menyebutkan bahwa mayoritas jamaah laki-laki tetap melaksanakan salat Magrib secara berjamaah di masjid.

“Kalau jamaah laki-laki insyaallah sekitar 95 persen salat berjamaah, sementara sekitar 5 persen lainnya salat sendiri,” ujar Sufri. Rabu 11 Maret 2026.

Ia menjelaskan, bagi sebagian jamaah perempuan terkadang terdapat kendala tertentu, seperti kondisi bulanan. Namun secara umum, menurutnya, masyarakat yang berbuka puasa di kawasan Islamic Center tetap menunaikan kewajiban salat Magrib.

“Bagi ibu-ibu ada yang terkendala dengan keadaan bulanan. Tapi intinya semua tetap salat,” katanya.

Sufri juga menambahkan, pihak pengelola rutin memberikan imbauan kepada masyarakat melalui pengeras suara menjelang waktu berbuka puasa agar jamaah melaksanakan salat Magrib secara berjamaah serta menjaga kebersihan lingkungan.

Selain itu, menjelang pelaksanaan salat tarawih, masyarakat juga diimbau untuk meninggalkan area halaman Islamic Center dan menuju masjid agar dapat melaksanakan salat tarawih secara berjamaah dengan tertib.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketertiban sekaligus memastikan kegiatan ibadah selama Ramadan di kawasan Islamic Center Lhokseumawe berlangsung dengan baik dan khusyuk.