Search

4 Februari 2026

HMM FE UNMUHA Laksanakan Build A Village di Desa Terdampak Banjir Pidie Jaya

Redaksi

NEWSRBACEH I PIDIE JAYA — Himpunan Mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (HMM FE UNMUHA) melaksanakan kegiatan Build A Village (Bina Desa) di Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir akibat hidrometeorologi.

Kegiatan yang berlangsung sejak 15 Januari 2026 tersebut menjadi berbeda dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Pada kesempatan kali ini, HMM FE UNMUHA secara khusus hadir di wilayah pascabencana untuk memberikan dukungan langsung kepada masyarakat yang masih berjuang dalam proses pemulihan.

Ketua Umum HMM FE UNMUHA, Teuku Nazil, menyampaikan bahwa Build A Village merupakan kewajiban moral mahasiswa sebagai agen perubahan dalam membantu masyarakat, terutama di tengah kondisi pascabencana yang masih menyisakan dampak fisik maupun psikologis.

Ia menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa tidak hanya sebatas penyaluran bantuan sosial, tetapi juga berperan dalam mendukung pemulihan sosial dan psikologis warga.

“Melalui kegiatan trauma healing dan aktivitas kemasyarakatan lainnya, kami berharap dapat membantu mengurangi rasa takut dan kecemasan masyarakat, khususnya saat hujan kembali turun, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan,” ujar Teuku Nazil.

Lebih lanjut, ia juga menyuarakan harapan agar pemerintah dapat mempercepat penanganan dan penyelesaian dampak bencana hidrometeorologi. Pasalnya, masyarakat terdampak masih dihadapkan pada kondisi lingkungan yang memprihatinkan, mulai dari dinginnya malam, teriknya panas siang hari, hingga ancaman penyakit akibat keterbatasan sarana pascabencana.

Kehadiran HMM FE UNMUHA di Desa Blang Awe disambut baik oleh masyarakat setempat sebagai wujud kepedulian dan solidaritas pemuda terhadap kondisi sosial di tengah bencana. Melalui kegiatan ini, HMM FE UNMUHA menegaskan komitmennya bahwa kebersamaan dan semangat gotong royong menjadi kunci utama dalam proses pemulihan serta membangun harapan baru bagi masyarakat terdampak.