Search

16 Januari 2026

Posko Tanggap Darurat Aceh Catat Lebih dari 2 Juta Jiwa Terdampak Bencana Hidrometeorologi

Redaksi

Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin. Foto: Dialeksis

NEWSRBACEH I BANDA ACEH — Komando Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh merilis laporan terbaru penanggulangan bencana alam hidrometeorologi yang dihimpun melalui Posko Terpadu Pemerintah Aceh hingga Senin, 22 Desember 2025, pukul 16.00 WIB.

Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, dalam data rilisnya disebutkan bahwa bencana hidrometeorologi telah berdampak luas di wilayah Aceh, mencakup 18 kabupaten/kota, 202 kecamatan, dan 3.527 gampong.

Jumlah korban terdampak mencapai 540.259 kepala keluarga atau setara dengan 2.016.634 jiwa.

Adapun rincian korban meliputi 4.939 orang mengalami luka ringan, 474 orang luka berat, 478 orang meninggal dunia, serta 32 orang dilaporkan hilang.

Selain itu, jumlah pengungsi tercatat sebanyak 94.278 kepala keluarga atau 375.483 jiwa yang tersebar di 2.174 titik pengungsian. Kondisi ini turut diiringi dengan kerusakan fasilitas umum, antara lain 260 unit perkantoran, 631 tempat ibadah, 444 sekolah, 511 pondok pesantren, serta 191 unit rumah sakit dan puskesmas.

Kerusakan infrastruktur juga cukup signifikan, dengan 1.098 titik jalan dan 492 jembatan dilaporkan mengalami kerusakan. Sementara itu, kerusakan harta benda warga mencakup 121.972 unit rumah, 160.065 ekor ternak, serta lahan pertanian dan perikanan yang terdampak, terdiri dari 90.601 hektare sawah, 23.307 hektare kebun, dan 39.505 hektare tambak.

Dari sisi logistik, Posko Terpadu mencatat total logistik masuk mencapai 1.464 ton, dengan distribusi keluar sebesar 1.210 ton, dan sisa stok logistik sebanyak 80 ton yang siap disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan.

Pemerintah Aceh bersama unsur terkait terus melakukan upaya penanganan darurat, pendistribusian bantuan, serta pemulihan awal bagi masyarakat terdampak bencana.