NEWSRBACEH I ACEH JAYA – Kabar duka menyelimuti masyarakat Aceh. Salah satu tokoh dermawan yang dikenal luas atas kontribusinya dalam sejarah perjuangan Indonesia, Teuku Nyak Sandang, dikabarkan meninggal dunia pada Senin, 7 April 2026.
Informasi yang beredar menyebutkan, almarhum mengembuskan napas terakhir di kawasan Lamno, Kabupaten Aceh Jaya. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat, khususnya di Aceh, yang mengenalnya sebagai sosok dermawan dan penuh kepedulian terhadap bangsa.
Teuku Nyak Sandang dikenal sebagai salah satu tokoh yang berperan penting dalam pengumpulan dana untuk pembelian pesawat legendaris Seulawah RI-001 pada masa awal kemerdekaan Indonesia. Pesawat tersebut menjadi simbol solidaritas rakyat Aceh dalam mendukung perjuangan Republik Indonesia.
Dalam berbagai catatan sejarah, kontribusi masyarakat Aceh, termasuk Teuku Nyak Sandang, menjadi bagian penting dalam penguatan armada udara Indonesia yang saat itu sangat terbatas. Dana yang dihimpun dari rakyat Aceh berhasil membeli pesawat yang kemudian digunakan untuk mendukung diplomasi dan logistik perjuangan Indonesia di masa revolusi.
Selain dikenal sebagai penyumbang, Teuku Nyak Sandang juga dikenang sebagai sosok sederhana yang hidup dekat dengan masyarakat. Semangat gotong royong dan nasionalisme yang ia tunjukkan menjadi teladan lintas generasi.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait prosesi pemakaman almarhum. Namun, ucapan belasungkawa terus mengalir dari berbagai kalangan masyarakat yang mengenal jasa dan ketulusannya.
Kepergian Teuku Nyak Sandang menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi masyarakat Aceh, tetapi juga bagi bangsa Indonesia yang pernah merasakan kontribusi nyata dari sosoknya dalam sejarah perjuangan nasional.







