Search

5 Maret 2026

Ketua DPRK Soroti Minimnya Kenaikan PAD, Nilai Kinerja Sekda dan SKPK Lhokseumawe Stagnan

Redaksi

Ketua DPRK Soroti Minimnya Kenaikan PAD, Nilai Kinerja Sekda dan SKPK Lhokseumawe Stagnan Foto: Aceh Tribun

NEWSRBACEH I LHOKSEUMAWE – Ketua DPRK Lhokseumawe, Fasial H Isa, menyoroti belum adanya peningkatan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Lhokseumawe hingga awal Maret 2026. Hal tersebut disampaikannya dalam pernyataan kepada newsrbaceh.com, Kamis (5/3/2026).

Menurut Fasial, sejauh ini kinerja Satuan Kerja Perangkat Kota (SKPK) dinilai belum menunjukkan terobosan konkret dalam mendongkrak PAD. Ia menilai sebagian SKPK masih bekerja secara normatif dan cenderung menunggu instruksi atasan tanpa inovasi mandiri.

“Saya melihat para SKPK hanya terpaku pada apa yang diperintahkan atasan. Belum ada langkah kreatif atau terobosan baru untuk meningkatkan PAD,” ujarnya.

Ia juga menyoroti peran Sekretaris Daerah (Sekda) yang dinilai belum optimal dalam membaca persoalan daerah secara komprehensif. Fasial menegaskan, Sekda seharusnya mampu menjadi motor penggerak birokrasi dan memahami dinamika ekonomi serta politik lokal.

“Sekda harus memahami kondisi riil daerah, tidak hanya menjalankan perintah secara monoton. Diperlukan kemampuan komunikasi politik dan kepekaan terhadap situasi yang berkembang,” katanya.

Selain itu, DPRK menilai pengelolaan anggaran daerah masih perlu pembenahan. Dalam konteks pemerintahan baru yang mengusung semangat perubahan, stagnasi kinerja birokrasi disebut menjadi ironi.

“Sangat disayangkan ketika era pemerintahan baru yang ingin menggaungkan perubahan signifikan justru terkesan berjalan di tempat. PAD kita bukannya naik, malah cenderung merosot,” tegasnya.

Fasial berharap Sekda bersama seluruh SKPK segera merumuskan formula strategis untuk meningkatkan pendapatan daerah. Ia menekankan pentingnya sinergi antarlembaga, optimalisasi potensi pajak dan retribusi, serta inovasi dalam menggali sumber-sumber pendapatan baru yang sah dan berkelanjutan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Sekretariat Daerah Kota Lhokseumawe belum memberikan tanggapan resmi terkait kritik yang disampaikan Ketua DPRK tersebut.