Search

30 September 2026

Dosen UNIMAL Perkuat Kolaborasi Tridharma melalui MoA dengan UMPSA

Redaksi

Dosen UNIMAL Perkuat Kolaborasi Tridharma melalui MoA dengan UMPSA

NEWSRBACEH I PAHANG, MALAYSIA – Universitas Malikussaleh (UNIMAL) memperkuat jejaring akademik internasional melalui pelaksanaan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA) di Kampus UMPSA Pekan, Pahang, Malaysia. Kesepakatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas kerja sama kedua institusi dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selasa 22 September 2026.

Pertemuan ini merupakan inisiatif para dosen UNIMAL sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi sekaligus menjajaki peluang kolaborasi akademik dengan mitra internasional. Dari UNIMAL hadir enam dosen yang mewakili tiga program studi di lingkungan Fakultas Teknik, yakni Dr. Eng. Muhammad Iqbal, S.T., M.Sc. dan Dr. Atthaillah, S.T., M.Arch. dari Program Studi Arsitektur; Qanitatul Isra Qamal, S.P.W.K., M.P.W.K. dan Abdul Razak Nawaf, S.T., M.URP. dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK); serta Dewi Fitria Marlisa, S.T., M.T. dan Rahmatun Maula, S.T., M.T. dari Program Studi Teknik Lingkungan.

Dari pihak UMPSA Pekan turut hadir Prof. Dr. Rizalman Mamat, Ts. Dr. Mohamad Zairi Baharom selaku Deputy Dean (Academic & Student Development), Faculty of Mechanical and Automotive Engineering Technology (FTKMA), serta At-Tasneem Mohd Amin, dosen pada FTKMA UMPSA. Kehadiran para akademisi dari kedua institusi tersebut menjadi ruang untuk mendiskusikan peluang pengembangan kerja sama yang lebih konkret dan berkelanjutan.

MoA yang disepakati mencakup peluang kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Implementasinya dapat dikembangkan melalui penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah bersama, kegiatan akademik, pertukaran pengetahuan dan pengalaman, serta pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa.

Sebagai bentuk tindak lanjut yang lebih implementatif dan progresif, kesepakatan ini secara khusus membuka pintu seluas-luasnya bagi mobilitas sivitas akademika lewat program pertukaran dosen dan mahasiswa Lebih dari itu, kedua belah pihak tengah menggodok optimalisasi fasilitas riset melalui akses penggunaan laboratorium bersama. Guna menjamin keberlanjutan inovasi lintas disiplin tersebut, dijajaki pula skema pendanaan pendamping untuk proyek kolaborasi riset, hingga penjajakan peluang beasiswa studi lanjut tingkat doktoral (S3) bagi staf pengajar UNIMAL yang ingin meneruskan pendidikannya di UMPSA.

Dr. Eng. Muhammad Iqbal, S.T., M.Sc., yang terlibat langsung dalam pertemuan tersebut, mengatakan bahwa MoA ini diharapkan menjadi pijakan untuk membangun target kolaborasi yang lebih luas dan terarah.

“MoA ini juga berpeluang menjadi pijakan untuk membangun target kolaborasi bersama, khususnya melalui penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah, kegiatan akademik, serta program yang dapat melibatkan dosen dan mahasiswa dari kedua institusi,” ujar Iqbal.

Menurut Iqbal, keterlibatan tiga program studi, yakni Arsitektur, PWK, dan Teknik Lingkungan, membuka peluang bagi terbentuknya kolaborasi multidisipliner. Ketiga bidang tersebut memiliki irisan keilmuan dalam isu pembangunan berkelanjutan, lingkungan, teknologi, serta pengembangan kawasan, sehingga dapat saling memperkuat dalam menghasilkan agenda penelitian maupun kegiatan akademik bersama.

“Kolaborasi ini juga diharapkan dapat mendukung peningkatan capaian dan rekognisi akademik ketiga program studi, termasuk dalam persiapan dan penguatan akreditasi. Karena itu, kerja sama ini perlu diarahkan pada kegiatan yang memiliki luaran nyata, terukur, dan berkelanjutan,” tambah Iqbal.

Dukungan Fakultas Teknik UNIMAL Dekan Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh, Dr. Muhammad Daud, S.T., M.T., menyampaikan: Kami sangat mendukung penguatan kerja sama dalam membangun jejaring akademik internasional. Kolaborasi seperti ini membuka ruang yang lebih luas bagi dosen dan mahasiswa untuk belajar, melakukan penelitian bersama, dan mengembangkan kapasitas akademik. Harapannya, kerja sama ini tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi kedua universitas, ujarnya.

Kerja sama dengan UMPSA diharapkan berkembang menjadi kegiatan yang menghasilkan luaran akademik terukur, seperti penelitian dan publikasi bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, guest lecturer, pemanfaatan laboratorium, serta pengembangan kapasitas akademik.

Melalui jejaring tersebut, Fakultas Teknik UNIMAL diharapkan dapat memperluas ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk belajar, meneliti, berkolaborasi, serta menghasilkan karya akademik bersama mitra internasional.”

Menurutnya, kerja sama internasional yang melibatkan berbagai bidang keilmuan menjadi bagian penting dalam memperluas jejaring Fakultas Teknik sekaligus membuka ruang bagi pengembangan pendidikan, penelitian, publikasi, dan kegiatan akademik lainnya.

Tanggapan UMPSA

Prof. Dr. Rizalman Mamat menyampaikan: “Kami menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas inisiatif serta kehadiran delegasi Universitas Malikussaleh yang telah menempuh perjalanan dari Aceh ke kampus UMPSA. Kunjungan ini merupakan langkah awal yang sangat berharga untuk menjalin ikatan akademik antarnegara. UMPSA dengan tangan terbuka menyambut baik dan siap bersinergi dalam berbagai kolaborasi strategis, mulai dari penelitian bersama hingga program pertukaran mahasiswa dan dosen. Lebih dari itu, kami juga senantiasa siap memberikan pendampingan serta memfasilitasi forum berbagi keilmuan, seperti lokakarya maupun pelatihan kompetensi, apabila diperlukan oleh pihak UNIMAL. Kami optimis sinergi ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi kemajuan kedua institusi.”

Dalam kesempatan yang sama, Ts. Dr. Mohamad Zairi Baharom turut menekankan pentingnya membangun atmosfer akademik yang mampu mencetak lulusan berkualitas dan berpengetahuan tinggi. Beliau menyoroti bahwa pembentukan karakter mahasiswa sering kali membutuhkan intervensi yang terstruktur.

“Transformasi karakter mahasiswa sesungguhnya membutuhkan sebuah ekosistem yang menuntut kedisiplinan dan pembiasaan yang terarah. Dorongan yang terstruktur ini pada awalnya mungkin dirasakan sebagai sebuah kewajiban, namun pada akhirnya akan melekat menjadi budaya akademik dan etos kerja yang unggul bagi para lulusan,” paparnya.

Sementara itu, bersama At-Tasneem Mohd Amin, diskusi berlanjut dengan membuka ruang pembahasan mengenai potensi pengembangan kerja sama akademik dan penelitian, khususnya melalui pertukaran keahlian dan pengembangan riset lintas bidang.

Pelaksanaan MoA ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menerjemahkan hubungan kelembagaan UNIMAL dan UMPSA ke dalam berbagai kegiatan bersama yang produktif. Tidak hanya memperluas jejaring internasional, kolaborasi ini juga diharapkan memberikan manfaat bagi pengembangan kapasitas dosen dan mahasiswa, penelitian, publikasi, serta penguatan mutu dan rekognisi program studi.

Dengan keterlibatan Arsitektur, PWK, dan Teknik Lingkungan, kerja sama ini membawa semangat lintas disiplin dan lintas negara, sekaligus membuka peluang bagi lahirnya gagasan dan solusi yang lebih komprehensif terhadap berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan.

Pendatanganan MoA bukanlah akhir dari sebuah pertemuan, melainkan awal dari perjalanan kolaborasi. Dari gagasan yang dipertemukan, lahir penelitian; dari keahlian yang disatukan, lahir inovasi dan dari kolaborasi lintas batas, diharapkan lahir karya yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat dan masa depan.

Penulis: Qanitatul Isra Qamal

Iklan Hari Kesaktian Pancasila

Trending