Search

16 Januari 2026

Pemko Lhokseumawe Salurkan 820 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Terdampak Banjir

Redaksi

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, bersama perwakilan BNPB Pusat Brigjen (Purn) Herman dan Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe, Yulinda Sayuti.

NEWSRBACEH I LHOKSEUMAWE — Pemerintah Kota (Pemko) Lhokseumawe menyalurkan sebanyak 820 paket perlengkapan sekolah bantuan pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada siswa di empat sekolah dasar yang terdampak banjir di Kecamatan Blang Mangat, Selasa (6/1/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, bersama perwakilan BNPB Pusat Brigjen (Purn) Herman dan Ketua TP PKK Kota Lhokseumawe, Yulinda Sayuti. Penyaluran dilakukan di SD Negeri 4 Blang Mangat Gampong Tunong, SD Negeri 5 Blang Mangat Gampong Blang Cut, SD Negeri 6 Blang Mangat Gampong Jambo Timu, dan SD Negeri 7 Blang Mangat Gampong Kuala.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah, Camat Blang Mangat, Ketua TP PKK Kecamatan Blang Mangat, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdako, serta jajaran terkait lainnya.

Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar mengatakan, Kecamatan Blang Mangat merupakan salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat banjir, sehingga membutuhkan perhatian berkelanjutan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan anak-anak.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah agar anak-anak yang terdampak banjir tetap dapat menjalani proses belajar mengajar dengan baik. Pendidikan tidak boleh terhenti karena bencana,” ujar Sayuti.

Ia berharap bantuan perlengkapan sekolah tersebut dapat membantu meringankan beban orang tua sekaligus memulihkan semangat belajar siswa pascabencana. Menurutnya, dukungan pendidikan merupakan bagian penting dari proses pemulihan sosial masyarakat.

Pada kesempatan itu, Sayuti juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat melalui BNPB atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat Kota Lhokseumawe, khususnya dalam pemulihan sektor pendidikan pascabanjir. Ia menyebutkan bahwa kegiatan belajar mengajar di Kota Lhokseumawe telah kembali berjalan normal pada semester baru, seiring upaya pemulihan yang terus dilakukan pemerintah daerah.

Paket perlengkapan sekolah darurat dari BNPB yang disalurkan tersebut berisi berbagai kebutuhan belajar, antara lain buku tulis, alat tulis, buku gambar, alat ukur, alat tulis warna, tas sekolah, perlengkapan makan dan minum, serta sejumlah perlengkapan penunjang belajar lainnya.

Sebelumnya, Pemko Lhokseumawe juga telah menyalurkan bantuan pendidikan di Gampong Ujong Pacu pada 17 Desember 2025 berupa alat tulis, seragam sekolah, serta meja dan kursi untuk SD Negeri 3 Muara Satu dan SMP Negeri 17 Lhokseumawe. Bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana banjir dengan dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta sejumlah pihak lainnya.

Pemko Lhokseumawe memastikan penyaluran bantuan pendidikan akan terus dilakukan secara bertahap ke sekolah-sekolah terdampak banjir sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan pendidikan anak-Anak.