NEWSRBACEH I ACEH TAMIANG — Tim relawan Bertumboost terjun langsung ke lokasi bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang untuk membantu masyarakat terdampak, dengan fokus utama pada pemberian Psychological First Aid (PFA) bagi anak-anak.
Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Tamiang menyebabkan aktivitas warga terganggu dan berdampak pada kondisi psikologis anak-anak. Tidak sedikit anak yang mengalami ketakutan, kecemasan, hingga perubahan emosi setelah peristiwa banjir tersebut.
Melihat kondisi itu, relawan Bertumboost memberikan pendampingan Psychological First Aid sebagai upaya pemulihan awal kesehatan mental anak. Kegiatan dilakukan melalui pendekatan ramah anak, seperti bermain bersama, mendengarkan cerita anak, memberikan rasa aman, serta membantu anak mengekspresikan perasaan mereka.
Selain pendampingan psikologis, tim relawan juga menyalurkan bantuan pendukung berupa logistik dan obat-obatan untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat terdampak banjir.
Muhammad Rayhan selaku program director tim Bertumboost mengatakan bahwa penanganan psikologis anak pascabencana sangat penting agar tidak menimbulkan trauma berkepanjangan.
“Melalui PFA, kami ingin anak-anak merasa aman dan diperhatikan. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu proses pemulihan mereka setelah mengalami bencana banjir,” ujarnya.
Rayhan berharap kehadiran relawan dapat membantu meringankan beban masyarakat Aceh Tamiang serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya dukungan kesehatan mental dalam penanganan bencana.
Bertumboost merupakan organisasi profesional yang bergerak di bidang psikologi serta pengembangan potensi anak dan remaja. Dalam situasi pascabencana, Bertumboost turut berperan aktif dalam gerakan kemanusiaan melalui dukungan psikososial dan penyediaan bantuan logistik.
- › Banjir Aceh, Sumut & Sumbar Tak Ditetapkan Sebagai Bencana Nasional, KNPI Lhokseumawe: Kami Juga Indonesia
- › Mayat Pria Ditemukan di Gudang Penyimpanan Alat Pertanian, Polisi Segera Lakukan Autopsi
- › Rektor UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe: Wisuda adalah Awal dari Perjalanan Pembelajaran yang Sesungguhnya







