![]() |
Kepala Lapas IIA Lhokseumawe Sidharto, A.Md.IP., S.H menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berpartisipasi |
Newsrbaceh.com | Lhokseumawe – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lhokseumawe baru-baru ini menggelar Festival Seni dan Dakwah yang melibatkan partisipasi aktif warga binaan pemasyarakatan (WBP). Kamis 23 Januari 2025.
Acara ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas, mempererat ukhuwah, serta memberikan pembelajaran positif tentang seni dan dakwah kepada para WBP.
Festival yang berlangsung meriah ini menghadirkan sejumlah lomba menarik, seperti Lomba Baca Kitab Kuning, Cerdas Cermat, Lomba Nasyid, dan Lomba Pantun. Masing-masing lomba dirancang untuk menggali potensi sekaligus memperkaya ilmu agama dan keterampilan seni para peserta.
Lomba Baca Kitab Kuning menjadi pembuka rangkaian acara, di mana para peserta diuji dalam memahami dan mengartikan kitab-kitab klasik Islam. Kegiatan ini menjadi momen bagi WBP untuk memperdalam ilmu agama mereka.
Sementara itu, Lomba Cerdas Cermat menguji pengetahuan umum dan agama, menantang para peserta untuk menjawab pertanyaan dengan cepat dan tepat. Lomba ini menumbuhkan semangat belajar meski dalam keterbatasan.
Tak kalah menarik, Lomba Nasyid dan Lomba Pantun menjadi ajang bagi WBP untuk menyalurkan bakat seni mereka, baik dalam musik maupun puisi. Pesan-pesan dakwah yang terkandung dalam karya mereka mampu menggugah semangat dan memberikan motivasi positif kepada sesama peserta.
Kepala Lapas IIA Lhokseumawe Sidharto, A.Md.IP., S.H menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berpartisipasi. “Kami berharap acara seperti ini bisa menjadi wadah bagi para WBP untuk terus mengembangkan diri dan memperdalam ilmu agama,” ujarnya.
Festival Seni dan Dakwah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan para WBP, sekaligus menjadi langkah awal untuk perubahan yang lebih baik di masa depan.